niappa

Bersiap mengarungi langit ketidakterbatasan (agar hidup tetap bergairah)

Menjanjikankah Industri Buku Indonesia?

with 3 comments

Dunia penerbitan buku bagi sebagian masyarakat di Indonesia masih terdengar sebagai sebuah dunia yang asing. Tidak sedikit yang beranggapan penerbitan sama dengan percetakan. Hal ini wajar saja terjadi karena Indonesia belum mempunyai pendidikan yang khusus di bidang tersebut.

Sejak sepuluh tahun terakhir pasar perbukuan Indonesia menunjukkan gairahnya. Masyarakat semakin sadar akan kebutuhan ilmu dan informasi. Fenomena best seller di Indonesia pun bergeser dari angka 10.000 ke 50.000 eksemplar. Sebagai catatan, angka tersebut terjadi pada buku non pelajaran. Tidak menutup kemungkinan bahwa kebutuhan buku untuk masa mendatang akan lebih besar lagi.

Apakah perkembangan industri buku di Indonesia bisa dikatakan menjanjikan?

Dalam majalah Matabaca, Windi Ariestanty, redaktur pelaksana Penerbit Gagas Media, menyatakan bahwasanya dunia penerbitan buku sangat menjanjikan karena kecenderungan industri buku yang terus berkembang. Ungkapan serupa juga dilontarkan Prayudi dari Penerbit Zahra dan Dastan, yang menghasilkan buku baru rata-rata 7-8 judul per bulan.

Sementara itu, masih dalam majalah yang sama, Laily Lanisty, pimpinan MU3, penerbit yang dominan menghasilkan buku anak, mengatakan industri buku saat ini masih belum menjanjikan. Sampai-sampai MU3 berupaya mengeksplorasi (peluang) dengan memanfaatkan staf yang ada dengan jasa desain grafis atau copy writer. Menurut Selvi, CEO Salemba 4, penerbit yang menerbitkan buku-buku untuk perguruan tinggi, penerbitan buku saat ini secara umum tidak terlalu menjanjikan, mengingat tingginya angka pembajakan.

Informasi dan ulasan lebih lengkap silakan membacanya dalam Matabaca vol.5/no.7/Maret 2007.

Dari uraian di atas penulis hanya ingin menyampaikan pengamatan singkat tentang industri buku sebagai berikut. Pergeseran angka best seller dari angka 10.000 ke 50.000 eksemplar terjadi pada buku non pelajaran. Gagas Media serta Zahra dan Dastan merupakan penerbit yang lebih banyak menghasilkan buku-buku umum dan popular. Mereka menyatakan bahwasannya industri buku sangat menjanjikan. MU3 dan Salemba 4 sebagai penerbit yang menghasilkan bupel (buku pelajaran) dan buku perti (perguruan tinggi), menyatakan bahwa industri buku tidak terlalu menjanjikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa industri buku umum dan popular cenderung lebih memiliki peluang daripada buku pelajaran dan buku perguruan tinggi. Fenomena ini yang seharusnya diwaspadai oleh para penerbit, terutama penerbit bupel dan perti. Ditambah lagi dengan prediksi perkembangan buku di masa mendatang yang memasuki era digital. Baca juga tentang prospek dunia perbukuan di sini.

Semoga bermanfaat. Terima kasih kepada Matabaca yang setia mejadi jendela bagi dunia pustaka.

Written by Asmaradi, A.W.

July 17, 2007 at 9:37 am

Posted in Buku

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Lah!!! Kalo gitu Bayumedia Publishing sebagai penerbit buku PerTi (dan BuPel) apakah punya rencana untuk menerbitkan buku-buku umum populer macam Starbucks Experience, misalnya? Wah, koneksi speedynya bisa dipake untuk menjalin hubungan )intim) dengan para broker buku internasional tuh … biar dapet naskah yang bagus.

    Andrew Firstiant

    July 17, 2007 at 7:45 pm

  2. @Andrew Firstiant
    Perkembangan buku PerTi yang tidak se-menjanjikan buku umum populer ‘tidak harus’ membuat penerbit buku PerTi mencetak buku umum populer. ‘Tidak harus’ berarti masih boleh kan🙂.
    Dalam hal ini penerbit buku Perti dan BuPel seyogyanya menanggapinya dengan strategi dan langkah antisipasinya agar mereka bisa tetap eksis.
    Bayumedia belum ada rencana untuk menerbitkan buku umum populer. Cek juga blognya di http://www.bayumedia.wordpress.com

    Anto Niappa

    July 18, 2007 at 5:31 am

  3. mmm gitu ya… bnr juga sih, yg best seller pastilah buku populer sdgkan bupel lbh dikarenakan sebuah keharusan memikili buku bukan krn bnr2 merasa butuh tuk pengembangan materi pelajaran.

    eksplorasieksploitasi

    September 3, 2012 at 2:44 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: