niappa

Bersiap mengarungi langit ketidakterbatasan (agar hidup tetap bergairah)

Posts Tagged ‘cover

Desain Sampul CD FunkdeJava

with 10 comments

Suatu malam, seorang teman lama berkunjung ke rumah dengan sedikit tergesa-gesa. Setelah berbasa-basi saling menanyakan kabar masing-masing, kemudian teman ini mengutarakan maksud dan tujuannya. Grup band dibawah manajemennya dalam waktu dekat akan merilis album yang pertama. Seperti kebanyakan band baru, mereka pun menyajikan musik dengan nuansa progresif. Ada unsur Pop, ada Reggae, maupun warna ,usik yang lain tetapi tetap didominasi oleh Rock. Uniknya, sembilan puluh persen lirik lagu-lagunya, ditulis menggunakan bahasa Jawa. Suatu hal yang cukup berani, menarik dan pantas untuk mendapatkan dukungan terutama di saat band-band lain mulai menulis liriknya dalam bahasa Inggris. Singkat kata teman lama ini mempercayakan desain sampul dan label Cdnya pada Niappa. Ada tiga hal yang menjadi alasan bagi kami berdua untuk segera berjabat tangan tanda dimulainya sebuah kerja sama. Pertama, karena dia adalah teman dekat dan lama sejak kami masih berseragam putih biru. Kedua, karena Niappa mengenal dua personil band ini ketika mereka tidak lebih tinggi dari sebuah gitar. Ketiga, karena ini pekerjaan yang menyenangkan selain merepotkan pastinya :-) . Read the rest of this entry »

Written by anto niappa

January 28, 2008 at 1:18 pm

Desain Buku Hukum Pidana HaKI

with 4 comments

Sesaat setelah membaca judul bukunya entah bagaimana saya tertarik untuk membuat desain cover buku tersebut. Ada percik-percik ide yang terlintas dalam pikiran saya. Tidak ingin percikan itu hilang, segera saya menuliskan beberapa catatan dalam buku kecil saya.

Selama ini hukum identik dengan ‘hitam’ dan ‘putih’. Para penegak hukum dituntut untuk bisa bersikap tegas di setiap keputusannya, apalagi di jaman reformasi seperti sekarang ini. Penegak hukum yang ‘abu-abu’ (baca: ragu-ragu) sudah pasti akan menjadi bahan cemooh masyarakat. Tidak bisa disangkal bahwa hukum memang selalu berjalan seiring dengan ‘kegelapan’. Oleh sebab itu dalam desain, warna hitam seolah menjadi warna wajib dalam bidang hukum. Pada desain hukum dengan tema-tema tertentu yang lebih populer, warna merah bisa menjadi alternatif untuk memberikan kesan ‘berani’ atau bahkan ‘tragis.

Pada desain buku Hukum Pidana Hak atas Kekayaan Intelektual saya mecoba menawarkan suasana yang berbeda, yang jauh dari kesan gelap dan misterius. Tampil dengan konsep ‘clean design’, cover buku ini menawarkan kesan populer, bersih, dan elegan yang pas dengan isyu intelektual sebagai tema bahasan dalam buku ini. Tampilan luar buku dengan bakground warna putih saya akui memang berbeda dengan kebanyakan buku-buku hukum yang sudah ada. Hal ini bisa menjadi alasan bagi beberapa orang untuk menolak desain buku ini, terutama bagi yang terlanjur sepakat dengan pernyataan bahwa hukum adalah hitam. Untuk menjembatani hal tersebut, saya menggunakan warna merah yang rasanya bisa diterima baik oleh ‘hitam’ dan ‘putih’.

Selain pemilihan warna, beberapa elemen desain lain yang membuat buku ini tampil lebih populer dan elegan adalah pemilihan dan komposisi baik tipografi maupun ilustrasi yang tidak terlalu banyak menggunakan efek-efek komputer. Berikut ini uraian singkat tentang elemen-elemen desain tersebut.

HaKI (merah), menjadi kelebihan tampilan buku karena berpotensi menjadi ‘daya tarik pertama’ saat berada di etalase. Didukung dgn ukuran yg dominan dan warna merah yang mencolok. Manusia dgn Kepala Lampu, merupakan simbol ‘intelektualitas’ yang menjadi tema substansial dari buku ini. Ilustrasi ini pun akan menarik perhatian konsumen untuk melihat lebih lama karena ‘kepala lampunya’. Tindak Pidana (hitam), dengan warnanya yang hitam kompoenen ini berfungsi sbg penyeimbang antara background yang terang dan merah HaKI yg mencolok, shg cover tidak menjadi ‘pucat’. Keseimbangan juga dimunculkan melalui ukuran font Tindak Pidana’ yg lebih kecil drpd HaKI. Hak atas Kekayaan Intelektual (abu-abu), ditulis sedikit lebih kecil dengan warna abu-abu agar tidak mencolok dan menjadi ‘ramai’ yang beresiko mengaburkan tujuan untuk menciptakan kesan bersih dan elegan. Punggung Buku (Merah Bata), dengan warna yang berbeda sekali dengan warna front cover, bertujuan agar front cover lebih terekspos. Warna merah yg lebih gelap dipilih dgn pertimbangan; bidang hukum dan lebih berkarakter drpd kuning atau hijau misalnya, serta menyesuaikan dgn HakI merah di depan. Background Back Cover (Merah Bata), meneruskan warna merah bata pada punggung buku hingga ke belakang, sehingga akan menjadi ‘kejutan’ saat konsumen membalikkan buku dari depan ke belakang karena mendapatkan ‘sesuatu’ yg berbeda.

Demikianlah, setiap elemen desain berkomposisi untuk menghadirkan sebuah keindahan (aesthetic) dan menciptakan sebuah kesan (impression). Bagaimana keindahan dan kesan yang Anda rasakan? Sungguh menyenangkan bila kita bisa berbagi melalui saran dan kritik yang mencerahkan.

Written by anto niappa

September 24, 2007 at 3:10 pm